Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kamu Harus Tahu, Inilah Sosial Media Paling Banyak dipakai Untuk Memfitnah di Indonesia 2020


Kamu Harus Tahu, Inilah Sosial Media Paling Banyak dipakai di Dunia 2020


Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

 Ditengah kegaduhan di tahun 2020 dari mulai covid-19 hingga negara kita yang banyak drama, tidak dapat dipungkiri sosial media bisa menyatukan kita dan juga bisa menyulut pertengkaran. Tak banyak juga orang dipenjara akibat terlalu mainstream memperlakukan sosial medianya.


Jika ditelusuri lebih jauh ditahun 2020 ini banyak sekali sosial media yang menjadi alat untuk memperkeruh suasana dinegara kita, ntah mereka dibayar atau secara sadar kita tidak tau.

Saya telah merangkum sosial media yang paling berkontribusi untuk memperkeruh suasana negara kita disaat pandemi covid-19 seperti ini. Berikut daftarnya:


1. FACEBOOK


Siapa yang tidak kenal facebook, saya yakin semua orang pasti pernah punya akun facebook, ya kan?

Facebook dulu dianggap sebagai media sosial yang banyak mempertemukan teman atau keluarga yang sudah hilang kontak, bahkan ada yang menemukan jodoh di facebook. Facebook juga punya fitur grup dan halaman, ini memungkinkan pengguna facebook menemukan hobi mereka sesuai grup dan halaman yang mereka ikuti.

Tapi, ditahun 2020 ini grup dan halaman facebook tersebut menjadi sarang hoax dan ajang baku hantam online bagi pengguna facebook, kalian pasti pernah bergabung dengan grup sepak bola misalnya, pasti ada satu otang yang menyebarkan hoax hingga menyebabkan baku hantam online dan membuat kegaduhan di grup tersebut. banyak juga yang ditangkap polisi atas postingan hoax yang disebarkannya. 

Mungkin sekarang fungsi facebook sebagai media mempertemukan orang masih ada lah ya, tapi tidak bisa dipungkiri facebook juga bisa membuat orang bisa dipenjara.

Baru-baru ini seorang pengguna dari gorontalo ditangkap polisi gara-gara menyebarkan postingan hoax covid-19  melalui akun pribadinya.


2. TWITTER



Twitter dulunya hanya sebagai media sosial yang tentram, banyak artis-artis dunia ataupun orang yang terkenal menggunakan twitter sebagai media sosial resmi mereka.

Namun, sekarang twitter digunakan untuk menyampaikan aspirasi ataupun informasi hoax yang mudah sekali diakses melalui fitur hastag.

Banyak warga twitter menyampaikan aspirasi atau sindiran mereka menggunakan hastag agar viral di twitter dan berharap orang yang disindir (baca : pemerintah,politisi, artis, dll) tau dan mendengar aspirasi mereka.

Tapi tidak dapat dipungkri juga banyak sekali hoax yang dibuat segelintir orang yang bisa jadi dibayar untuk membuat kegaduhan. 

Baru-baru ini banyak bertebaran hoax tentang RUU Cipta Kerja dan hoax ini ditujukan agar masyarakat marah dan akhirnya menimbulkan demo sana sini. Saya yakin banyak yang belum membaca dan memahami isi RUU tersebut. ya iyalah wong isi RUU nya 1000 halaman lebih, puyeng bacanya apalagi mahaminya.


3. Tiktok



Tiktok yang dulunya jadi ajang pamer keindahan tubuh atau kekayaan, sekarang berubah sebagai media sosial yang sarat informasi. Baik tentang tutorial singkat ataupun sebagai media kreatif bagi remaja untuk menunjukkan eksistensi dirinya.

Banyak informasi positif yang kita dapatkan ketika menggunaka tiktok, ya itu tergantung anda sih, kalau cari yang positif ya dapat positif dan sebaliknya.

Baru baru ini pengguna tiktok menyalurkan aspirasi mereka melaui video singkatnya, ada yang mendukung pemerintah ada juga yang melawan dan menimbulkan kontroversi. 


4. Instagram


Sampai saat ini instagram masih menjadi media sosial penyebar kekayaan dan kesombongan melalui fitur vidgram nya. 
Meskipun begitu, instagram juga berkontribusi menjadi media sosial penyebar hoax yang bisa berujung penjara. 

Baru-baru ini paa bulan juli, pengguna instagram ditangkap polisi gara-gara menguggah foto kalimat al-qur'an dan foto PKI di sampingnya

diambil dari suara.com



Kesimpulan

Media sosial sama halnya seperti koin, ada sisi positif dan negatifnya tergantung pengguna yang memakainya, media sosial dilain hari bisa jadi ajang baku hantam online, dilain hari juga bisa menjadi ajang bertukar pendapat, membuat kreatifitas, dan hal baik lainnya.
sebagai pengguna media sosial ditahun ini, kita wajib berpikir cerdas,memilah mana yang baik, mana yang buruk. 

Jangan langsung terbawa emosi hanya sekedar membaca postingan tak bersumber dan pengguna lain. Cari dulu benar gak beritanya, pahami dengan seksama. Sekian :)

Post a Comment for "Kamu Harus Tahu, Inilah Sosial Media Paling Banyak dipakai Untuk Memfitnah di Indonesia 2020"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Berlangganan via Email